Minggu, 23 Oktober 2011

Huruf Kana


Huruf Kana
Huruf kana adalah Huruf-Huruf dasar yang membentuk Bahasa Jepang, Terdapat Dua jenis huruf Kana yang Umum yaitu HIRAGANA dan KATAKANA.
Tabel Kana Hiragana dan Katakana



Huruf Kana memiliki kekhasan sebagai berikut:

  • Satu karakter mewakili satu suku bunyi
Setiap suku bunyi, contoh “ha”,”wa”,”ga” dan sebagainya, diwakili menggunakan satu huruf, pengecualian huruf “n” huruf kana “n” adalah satu-satunya yang tidak memiliki bunyi vokal.

  • Tidak semua bunyi dicakup oleh kana tradisional
Ini adalah hal terpenting yang anda harus ingat, terdapat beberapa suku bunyi yang tidak dicakup oleh huruf kana tradisional, diantaranya:

yu,ye,wu,ti,tu” semua ejaan yang menangandung huruf “L”, semua ejaan yang mengandung huruf “v
 

*) Huruf “ye”, aslinya terdapat diejaan bahasa jepang kuno, Tapikini sudah tak digunakan.


Meskipun begitu ,beberapa huruf katakana telah ditambahkan untuk mencakup suku-suku bunyi tersebut.

Nah, Dua hal di atas adalah Rule of Thumb dalam membaca dan mempelajari huruf kana. Setelah memahami petunjuk tersebut, maka kita siap untuk melangkah lebih lanjut.
  • Dakuten dan Handakuten ( )
Fungsinya adalah mengubah kana yang diawali dengan konsonan nirsuara ([s], [t], [k].dan [h]) menjadi konsonan bersuara ([z],[d], [g],dan [b]).
Handakuten atau Maru digunakan pada beberapa kana dengan awalan fonem [k][1]untuk menjadi kana yang melambangkan fonem [n], dan [h] dibaca [p].

                                 dakuten     handakuten

                      ka        ga       (か゜ nga)
             sa         za
             ta         da
             ha        ba           pa
  • Choonpu ( )
choonpu dilambangkan dengan penulisan vokal panjang (/aa/, /ii/, /uu/, /ee/ dan /oo/), atau dituliskan dengan vokal tunggal namun ditambahkan garis horizontal kecil di atasnya (ā, ī, ū, ē dan ō).
Dalam penulisan hiragana, vokal panjang biasanya tidak menggunakan choonpu, namun dilambangkan dengan menambahkan kana yang melambangkan fonem tersebut, seperti pada tabel berikut:


                           Hiragana        Katakana
                 hā                              
                 hī                               
                 fū / hū                         
                 hē (hei)                        
                 hē (hee)        
                 hō (hou)                        
                 hō (hoo)        
  • Sokuon (/)
Sokuon dilambangkan dengan penulisan kana "tsu" (/) yang lebih kecil, perbandingan antara "tsu" (/) normal dengan sokuon bisa dilihat pada tabel.

                       Penulisan normal         Sokuon
Hiragana tsu                                     
Katakana tsu                                   

Sokuon digunakan untuk melambangkan penggandaan konsonan dalam bahasa jepang, layaknya tanda tasydid dalam bahasa Arab yang menunjukkan penekanan pada konsonan. Contoh:/kitte/ (/切手, prangko ) bandingkan dengan /kite/ (来て, "datang");/matte/ (, menunggu).

 
Dalam pemakaian kana modern, sesuai fonologi dan pengucapan penutur asli bahasa Jepang, satu karakter kana melambangkan satu suara, kecuali:
dapat dilafalkan sebagai [ha] atau [wa]
dapat dilafalkan sebagai [he] atau [e]
atau sama-sama dilafalkan sebagai [o]
atau sama-sama dilafalkan sebagai [ji]
atau sama-sama dilafalkan sebagai [zu].



Tidak ada komentar:

Posting Komentar